Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

tutorial cara setting jaringan yang memiliki 2 lan card

Written By sejarah islam on Jumat, 06 April 2012 | 05.35

Cara Setting Jaringan Internet Yang Memakai 2 Lan Card Di Windows XP

Artikel sebelumnya saya pernah membahas Bentuk Diagram Pembagian Jaringan Internet Ke beberapa Komputer ( Internet Connection Sharing ) Silahkan anda baca artikel tersebut.
Ada 2 cara yang dijelaskan di artikel tersebut yaitu :
  1. Pembagian Jaringan Internet Sederhana ( Tidak melalui Komputer Server ).
  2. Pembagian Jaringan Internet Yang melalui Komputer Server ( diperlukan 2 buah Lan Card ).
Dikarnakan cara yang Kedua pembagian jaringan internet itu harus melalui komputer server, maka komputer server dan juga komputer Client perlu dilakukan settingan pada system operasinya,agar komputer server dan komputer client bisa saling berhubungan, disini saya menggunakan Windows XP sebagai system operasinya.Cara settingan di windows XP untuk Komputer Server dan Komputer Client, silahkan ikuti panduan dan gambarnya seperti yang saya tampilkan dibawah ini

Langkah 1.
Hidupkan komputer dan masuk ke menu "Control Panel".

Langkah 2.
Di dalam Control Panel silahkan anda klik "System"

Langkah 3.
Akan muncul jendela "System Properties", kemudian pilih tab "Computer Name" setelah itu klik change.

Langkah 4.
Pada jendela Computer Name Changes silahkan anda ganti nama komputer dan nama workgoupnya, nama komputer sebaiknya diurutkan satu dengan yang lainnya agar memudahkan kita untuk mengingat nama masing-masing komputer tersebut dan  yang perlu diingat nama komputer tidak boleh ada yang sama, sedangkan untuk nama workgroupnya harus lah dibuat sama pada komputer server dan komputer client setelah itu klik Ok dan biasanya komputer akan restart.

Langkah 5.
Setelah nama komputer kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti "Network ID" dengan cara meng klik Tab "Network ID"

Langkah 6.
Ketika anda klik Tab Network ID akan muncul tampilan seperti Gambar 6 dibawah ini, kemudian klik Next.

Langkah 7.
Pada pertanyaan pertama  How do you use this computer ? di dalam jendela Network Identifikasi Wizard, pilihlah yang "This computer is part of a bussiness network,and I use it to connect to other computer at work" kemudian klik next.

Langkah 8.
Kemudian pada pertanyaan yang kedua What kind of network do you use ? pilihlah "My company uses a network without a domain" kemudian klik next.

Langkah 9.
Isikan nama workgroup dan harus sesuai dengan nama workgroup yang telah kita isikan pada saat pertama kali mengganti nama komputer, kemudian klik next dan tunggu sampai komputer selesai melakukan identifikasi Network ID.

Langkah 10.
Setelah komputer selesai melakukan identifikasi Network ID, klik finish dan silahkan restart komputer anda.

Langkah 11.
Langkah selanjutnya adalah mensetting waktu/jam secara online, caranya adalah double klik pada tampilan jam yang ada disudut kanan bawah dekstop anda, kemudian buka Tab "Time Zone" dan pilih lokasi daerah tempat anda berada.
 

Langkah 12.
Kemudian arahkan ke Tab "Internet Time" dan klik "Update Now" tunggu sesaat proses sinkronisasi waktu sedang berjalan sampai muncul tulisan "The time has been successfully synchronized with time" apabila muncul tulisan " error..." ulangi langkah klik Update Now hingga proses update waktu berhasil.

Langkah 13.
Sampai dengan tahap ini hanya komputer server lah yang terkoneksi ke internet,maka tahap selanjutnya adalah memberikan akses internet kepada komputer client yaitu dengan mengaktifkan "Internet Connection Sharing" yang dimiliki oleh komputer server.
Caranya adalah sebagai berikut :
Buka jendela Network Connection pada menu Control Panel, lalu klik kanan pada koneksi aktif kita ke internet,kemudian klik Properties.

Pilih Tab "Advance" aktifkan option "Allow other network users to connect throught this computer's internet connection" dengan cara mencentang kotak kecil di samping tulisan tersebut, kemudian klik OK.

Langkah 14.
Setelah koneksi internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah koneksi.Agar mudah membedakan mana koneksi yang terhubung ke modem dan mana yang terhubung ke switch, gantilah  nama masing-masing koneksi tersebut. 

Apabila kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke switch,terdapat IP Address ( 192.168.0.1 ).
IP Address itulah nantinya yang akan menjadi Default Gateway nya komputer client.

Langkah 15.
Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin akses internet pada komputer client,dan untuk mengaktifkan izin tersebut kita perlu mensetting  jaringan yang kita miliki.
Caranya adalah sebagai berikut:
Klik menu " Network Setup Wizard " pada Control Panel.

Maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini,kemudian klik next.

Langkah 16.
Dilangkah yang 16 inilah yang perlu anda perhatikan,karena disini ada perbedaan setingan untuk komputer server dan komputer client.
Pada pilihan "Select the statement that best describes this computer"
Untuk Komputer Server pilihlah yang pertama yaitu "This computer connects directly to the Internet.The other computer on my network connect to the Internet through this computer" kemudian klik next.

Dan untuk Komputer Client pilihlah yang kedua yaitu "This computer connects to the Internet through a residential gateway or through another computer on my network" kemudian klik next.

Langkah 17.
Berikutnya kita diminta untuk menentukan koneksi mana yang mau digunakan untuk melakukan dial-up ke internet, maka pilihlah koneksi yang terhubung ke modem kemudian klik next.
Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan settingan komputer client.

Langkah 18.
Isilah nama komputernya dan namanya harus sesuai dengan nama komputer yang telah kita buat sebelumnya,dan untuk computer description dikosongkan saja kemudian klik next.

Langkah 19.
Isikan nama workgoupnya, dan nama ini juga harus sesuai dengan nama workgroup yang telah kita buat sebelumnya kemudian klik next. 

Langkah 20.
Selanjutnya pada tampilan File and printer sharing terdapat pertanyaan "What do you want to do" pilihlah yang "Turn on file and sharing" kemudian klik next.

Pada tampilan gambar dibawah ini klik next.

Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan settingan barunya.

Langkah 21.
Pada pertanyaan "what do you want to do" ditampilan gambar dibawah ini pilih "Just finish the wizard..." kemudian klik next. 

Berikutnya muncul tampilan yang bertuliskan "Completing the Network Setup Wizard" yang berarti pengaturan network sudah selesai dan untuk mengakhirinya klik Finish, kemudian restart komputer anda.

Semua langkah-langkah pengaturan diatas berlaku untuk komputer server dan komputer client, dan perbedaannya hanyalah pada langkah 16.
 
sunber : http://davotmarbun.blogspot.com/2011/06/cara-setting-jaringan-internet-yang.html
05.35 | 1 komentar | Read More

Setting jaringan LAN untuk sharing Internet

Setting jaringan LAN untuk sharing Internet

Setting jaringan LAN supaya sharing untuk warnet, rumah, kantor dan lainnya :
·    Pilih 1unit Komputer untuk Sever

Seting
  • IP Server 192.168.0.1, Submask 255.255.255.0 dan gateway dikosongkan.
  • IP Client No.1 dgn ip 192.168.0.2 submask 255.255.255.0 dan gateway 192.168.0.1
  • IP Client No. 2  ip = 192.168.0.2 Submask dan gateway sesuai Client No. 1
  • IP Clien No. 3  ip = 192.168.0.3 Submask dan gateway sesuai Client No. 1 dan seterusnya.
  • Sekarang bila ingin tersambung ke internet masukkan dns pada semua Client DNS=203.130.193.74 dan 202.134.0.155.
  • Berikutnya conection speedy pada pc server disharing dengan : clik start, control panel , network conection, icon speedy klik kanan, properties Pilih Advanced, kemudian Internet Conection sharing di check list . Selesai
05.25 | 0 komentar | Read More

Panduan Dasar membangun jaringan lan

1.1 Mengenal LAN
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data komputer di internet. Komputer-komputer yang terhubung ke internet berkomunikasi dengan protokol TCP/IP, karena menggunakan bahasa yang sama perbedaan jenis komputer dan sistem operasi tidak menjadi masalah. Komputer PC dengan sistem operasi Windows dapat berkomunikasi dengan komputer Macintosh atau dengan Sun SPARC yang menjalankan solaris. Jadi, jika sebuah komputer menggunakan protokol TCP/IP dan terhubung langsung ke internet, maka komputer tersebut dapat berhubungan dengan komputer di belahan dunia mana pun yang juga terhubung ke internet
Ciri-ciri jaringan komputer:
1. berbagi perangkat keras (hardware).
2. berbagi perangkat lunak (software).
3. berbagi saluran komunikasi (internet).
4. berbagi data dengan mudah.
5. memudahkan komunikasi antar pemakai jaringan.
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server.
Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.
LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :
  1. Komponen Fisik

Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan
  1. Komponen Software
Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
Personal Komputer (PC)
Tipe personal komputer yang digunakan di dalam jaringan akan sangat menentukan unjuk kerja dari jaringan tersebut. Komputer dengan unjuk kerja tinggi akan mampu mengirim dan mengakses data dalam jaringan dengan cepat. Di dalam jaringan tipe Client-Server, komputer yang difungsikan sebagai server mutlak harus memiliki unjuk kerja yang lebih tinggi dibandingkan komputerkomputer lain sebagai workstation-nya, karena server akan bertugas menyediakan fasilitas dan mengelola operasional jaringan tersebut.
Network Interface Card (NIC)
Berdasarkan tipe bus, ada beberapa tipe network interface card (nic) atau network card, yaitu ISA dan PCI.
Saat ini terdapat jenis network card yang banyak digunakan, yaitu PCI
Gambar Jenis kartu jaringan Ethernet
Tipe Pengkabelan
Terdapat beberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan dan dapat digunakan untuk mengaplikasikan Jaringan, yaitu:
  1. Thin Ethernet (Thinnet)
Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.
  1. Thick Ethernet (Thicknet)
Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.
  1. Twisted Pair Ethernet
Kabel Twisted Pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded dan unshielded. Shielded adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45. Pada twisted pair (10 BaseT) network, komputer disusun membentuk suatu pola star. Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. Twisted pair umumnya lebih handal (reliable) dibandingkan dengan thin coax karena HUB mempunyai kemampuan data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi.
Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari kabel twisted pair. Kategori 5 adalah yang paling reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan. Berjalan baik pada 10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kabel kategori 5 dapat dibuat straight-through atau crossed.
Kabel straight through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB. Kabel crossed digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB dan Modem Broadband lansung ke PC (tanpa HUB). Panjang kabel maksimum kabel Twisted-Pair adalah 100 m.
  1. Fiber Optic
Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar, dikarenakan harga dan proses pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan FO dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan.
Protokol TCP/IP
Karena penting peranannya pada sistem operasi Windows dan juga karena protokol TCP/IP merupakan protokol pilihan (default) dari Windows. Protokol TCP berada pada lapisan Transport model OSI (Open System Interconnection), sedangkan IP berada pada lapisan Network mode OSI
IP Address
IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.0.1.
Network ID Host ID
IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch). Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada.
Kelas-kelas IP Address
Untuk mempermudah pemakaian, bergantung pada kebutuhan pemakai, IP address dibagi dalam tiga kelas seperti diperlihatkan pada tabel 1.2.
Kelas Network ID Host ID Default Subnet Mask
A xxx.0.0.1 s/d xxx.255.255.254 – Defaul subnet mask : 255.0.0.0
B xxx.xxx.0.1 s/d xxx.xxx.255.254 – Defaul subnet mask : 255.255.0.0
C xxx.xxx.xxx.1 s/d xxx.xxx.xxx.254 – Defaul subnet mask : 255.255.255.0
IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx. – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya.
Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah:
Network ID = 113
Host ID = 46.5.6
Sehingga IP address diatas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113.
IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya.
Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalnya 132.92.121.1
Network ID = 132.92
Host ID = 121.1
Sehingga IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor 132.92. dengan panjang host ID 16 bit, network dengan IP address kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP 128.0.xxx.xxx – 191.255.xxx.xxx
IP address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx – 223.255.255.x.
Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network Id dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.
Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki.
1. Root-level domain: merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).
2. Top level domain: kode kategori organisasi atau negara misalnya: .com untuk dipakai oleh perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk australia.
3. Second level domain: merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya : microsoft.com; yahoo.com, dan lain-lain.
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamic Host
Configuration Protocol atau diisi secara manual. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.
Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya. Terdapat tiga macam topologi jaringan umum digunakan, yaitu Bus, Star dan Ring.
Topologi Bus
Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
1. Topologi Star
Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.
2. Topologi Ring
Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat- alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.
Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.
Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.
Network Adapter Card (LAN Card)
Setiap network card akan memiliki driver atau program yang berfungsi untuk mengaktifkan dan mengkonfigurasi network adapter tersebut disesuaikan dengan lingkungan dimana network card tersebut dipasang agar dapat digunakan untuk melakukan komunikasi data.
Sistem Operasi Jaringan
Untuk mengelola suatu jaringan diperlukan adanya sistem operasi jaringan. Sistem operasi jaringan dibedakan menjadi dua berdasarkan tipe jaringannnya, yaitu sistem operasi client-server dan system operasi jaringan peer to peer.
1. Jaringan Client-Server
Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server dijaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.
Keunggulan
  1. Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation.
  2. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
  3. Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.
Kelemahan
1. Biaya operasional relatif lebih mahal.
2. Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
3. Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.

2.1. Setting Jaringan Komputer Lokal (LAN – Local Area Network) menggunakan Windows XP

Prosedur yang dilakukan untuk mengkonfigurasi Network Adapter Card (bisa dilihat di gambar seperti diatas).
1. Click Start à Setting à Control Panel sampai keluar kotak dialog Control Panel (seperti terlihat digambar dibawah ini)
2. Double-Click Icon Network Connection sampai keluar kotak dialog Network Connection
3. Double-click Icon Local Area Connection sampai keluar kotak dialog Local Connection Area Status
4. Click Properties sampai keluar kotak dialog Local Area Connection Properties
5. Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotak dialog Local Area Connection Properties sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP/IP) Protocol
Masukkan data-data IP Address seperti gambar diatas. Data IP Address setiap UAD akan berbeda-beda dan unik (tidak boleh sama antara satu AUD Kampus III dengan UAD Kampus lain ). Data IP Address ini, nanti akan diberikan saat instalasi Broadband selesai (saat aktifasi jaringan)
Data-data IP Address yang paling diperlukan oleh setiap PC yang akan disetting di setiap remote UAD adalah sbb :
1. Default Gateway à IP Address dari modem Broadband. Diberikan menyusul saat aktifasi.
2. IP Address à IP Address ini merupakan satu class dengan IP Modem Broadband (IP Default Gateway) nantinya.
3. Subnet Mask à Data Blok IP yang akan diberikan, mestilah meng-ingclude-kan data Subnet Mask ini.
4. Setelah data-data setting TCP/IP ini dimasukkan, click OK untuk menutup kotak dialog Internet Connection (TCP/IP) Properties
5. click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”
6. Click Star à Run à sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD sampai keluar kotak dialog baru “command”
7. Di kotak dialog “Command” tadi, ketikkan : ipconfig
Jika Ethernet dari computer belum tersambung dengan LAN, akan keluar hasil seperti gambar dibawah.
7.1. Jika dilakukan test PING saat kondisi Komputer belum tersambung ke LAN, akan didapat hasil seperti gambar dibawah.
7.2. Setelah computer tersambung ke LAN, ketik IPCONFIG /ALL untuk melihat IP Address yang terpasang di Komputer user tersebut. Hasilnya bisa dilihat seperti gambar dibawah ini.
Jika didapatkan hasil ping test (Request timed out), Kemungkinan ada problem di jaringan Lokal.
Kemungkinan problem ada bisa dari sbb :
- Konektor kabel jaringan (kabel LAN) terpasang kurang kencang. à Kencangkan koneksi pemasangan kabel LAN ke port Hub Ethernet dan ke Card PC LAN
- Kabel LAN yang tidak bagus (ada pin-pin koneksi kabel yang putus ditengah) Ganti dengan kabel LAN lain yang bagus
- Port Hub Ethernet yang tidak bagus (longgar atau bad contact) à Coba pindah port
Jika didapatkan hasil ping test seperti gambar diatas (Reply from x.x.x.x ), bisa dipastikan bahwa jaringan beroperasi dengan normal.
Setiap user jaringan di remote UAD, diharapkan paling tidak, bisa melakukan action seperti diatas. Target user di UAD adalah memastikan jaringan local LAN terhubung dengan IP Ethernet dari Modem Broadband yang merupakan Gateway jaringan UAD menuju Jaringan Server UAD Pusat dan Internet.
Jika PC user telah bisa melakukan ping test seperti diatas, dan mendapatkan hasil Reply from x.x.x.x à (Ip modem), maka bisa dipastikan jaringan LAN di UAD tersebut tidak ada masalah.
Setelah memastikan di jaringan LAN tersebut tidak bermasalah, user di UAD diarahkan untuk melakukan TEST PING IP Address Server Pusat. Cara melakukan test ping ini sama dengan melakukan test ping IP Modem di jaringan local. Perbedaannya hanya di IP ADDRESS yang akan di ping dimasukkan IP Address computer yang ada di kantor pusat, atau IP Address yang ada di internet. Selanjutnya dilakuka test aplikasi – aplikasi internet.
05.21 | 0 komentar | Read More

5 barang penting dalam pembuatan jaringan lan :

berikut ada 5 barang penting dalam pembuatan jaringan lan :
1. Konektor rj-45

konektor merupakan alat utk menghungkan kabel dengan lan card dan hub

2. kabel cat 5

kabel cat 5 merupakan kabel yg terdiri dari 8 kabel di dalamnya dengan warna berbeda yaitu (putih orange,orange,putih hijau, hijau , biru,putih biru,coklat, putih coklat)

3. hub

hub merupakan alat untuk menghubungkan satu konektor dengan konektor lainnya


4. tang crimping

tang crimping merupakan alat untuk mengunci kabel dng konektor pada saat pemasangan konektor dan kabel

5. lan tester

lan tester merupakan alat untuk mengecek apakah konektor kita telah terpasang dengan baik
05.10 | 0 komentar | Read More

ALAT ALAT YANG DI BUTUHKAN UNTUK MEMBUAT JARINGAN LAN

BELAJAR MEMBUAT JARINGAN LAN

Hari selasa kemarin tanggal 17 januari 2012, aku dan teman-teman  belajar bagaimana cara membuat jaringan LAN, tau gak?ternyata cara membuat jaringan LAN itu susah banget tapi dari pada kita terus mikirin susahnya lebih baik kita ulang  lagi yuk bagaimana cara membuat jaringan LAN Dalam pembuatan jaringan LAN bahan-bahan penting yang diperlukan untuk membuat jaringan LAN diantaranya adalah:

1.
Kabelan ,kabelan ini bisa kita beli di toko alat-alat komputer dan biasanya kabelan ini dijual permeter, nah dalam pembuatan jaringan LAN kali ini kabel yang digunakan tiap kelompok  adalah kabel dengan ukuran kurang lebih 1 meter.

2.






Tang Crimping tool, tang crimping ini sangat banyak manfaatnya dalam pembuatan jaringan lan, tang crimping bisa dibeli dengan mudah di toko alat-alat komputer.
  


3.





Rj-45, bahan ini dijual murah di toko alat-alat komputer,  RJ45 adalah konector khusus untuk jaringan komputer, konector ini terpasang pada ujung2 kabel yang berfungsi sebagai penghubung kabel dengan port lan card

Setelah kita mengetahui apa aja sih bahan-bahannya, sekarang kita mulai deh bagaimana cara membuatnya AYO SEMANGAT YA:

1. Kupas kabel sekitar 2 cm dengan menggunakan tang crimping tool. dalam pemotongan kabel kita harus benar-benar kuat, pokoknya tenaganya harus extra kuat nih karena kalau gak kuat kabelnya bakal susah terpotongnya dan banyak menghabiskan waktu.

2.Setelah dipotong maka akan terlihat lilitan-lilitan  kabel berwarna nah kita harus merapikan kabel dan setelah itu urutkan warnanya , dimulai dari putih orange dengan orange, putih hijau dengan biru, putih biru dengan hijau, dan putih coklat dengan coklat. warna putih orange dengan orange harus ada di sebelah kiri badan kita yaa seperti gambar dibawah ini:


Dalam pemasangan warna kita harus betul-betul teliti nih, yah memang membuat kita pusinggg sih tapi bagaiamanapun kita harus mencoba kan teman.

 3.Setelah betul-betul urutan warnanya sudah pas,  kita masukkan deh ke dalam rj45 sambil di dorong- dorong lilitan warnanya agar benar-benar masuk ke dalam rj45.

4.Setelah yakin kalau  lilitan warnanya benar-benar masuk ke dalam rj45, dan warnanya sudah betul, baru deh kita press menggunakan tang crimping tool, nah setelah jadi, gunakanlah cara yang sama untuk memasang rj45 pada bagian kabel di ujung lainnya.

05.06 | 0 komentar | Read More

manfaat dari jaringan komputer

Manfaat Jaringan Komputer

jaringan komputer? emang apa sih jaringan itu? kita sering dengar tapi kadang, yang kita tahu hanya sedikit saja. bisa kita analogikan seperti jaringan di tubuh kita (jaringan sel). di tubuh kita, setiap perangkat yang ada saling terhubung, dengan fungsi untuk saling bekerja sama, walaupun setiap perangkatnya memiliki fungsi sendiri-sendiri. sebuah sistem dikatakan jaringan komputer jika terdapat model komputer tunggal yang melayani seluruh tugas-tugas komputasi suatu organisasi telah diganti oleh sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. definisi lainnya tentang jaringan komputer adalah Sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan.
Manfaat Jaringan Komputer :
* Resource Sharing, dapat menggunakan sumberdaya yang ada secara bersamasama. Misal seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mangatasi masalah jarak.
* Reliabilitas tinggi, dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya, semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atau lebih komputer yang terkoneksi kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di mesin yang lain bisa digunakan.
* Menghemat uang. Komputer berukutan kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti mainframe memiliki kecapatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetapi, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer pribadi.
Langkah-langkahnya : Untuk membuat sebuah jaringan komputer kecil (LAN), ada beberapa peralatan dan bahan yang kita butuhkan seperti :
* Tang Cramping
* Lan Tester
* Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) / Coaxial (jarang digunakan)
* Connector RJ45 / connector kabel coaxial
* switch-hub
* min 2 buah PC (Personal Computer) beserta LAN Card atau NIC (Network Interface Card)
Lalu kita tentukan susunan kabel UTP yang akan kita gunakan sesuai dengan fungsinya. misalkan kalau kita hendak menghubungkan langsung dari PC-PC maka kita gunakan CROSS, kalau kia hubungkan ke switch-hub lebih dulu, PC-HUB, maka kita gunakan STRAIGHT. jika kita hendak menghubungkan 2 LAN maka HUB-HUB kita gunakan CROSS, kita juga bisa gunakan STARIGHT jika pada salah satu HUB terdapat port uplink.
untuk memudahkan dalam menghapal susunan kabel, kita bisa gunakan salah satu cara yang saya pakai, yaitu STRAIGHT -> OBHC kalau CROSS -> HBOC.
STRAIGHT -> OBHC
O -> putih orange - orange
B -> putih hijau - biru
H -> putih biru - hijau
C -> putih coklat - coklat
CROSS -> HBOC
H -> putih hijau - hijau
B -> putih orange - biru
O -> putih biru - orange C -> putih coklat - coklat
jika anda memiliki cara yang lain silahkan diterapkan, gak harus seperti diatas. kemudian silahkan setiap ujungnya diujicoba menggunakan lan tester. kalau lampu menyala sesuai yang diharapkan, maka anda telah berhasil dalam proses cramping. silahkan dipasang pada lan card PC anda.
untuk mengatur IP maka yang kita pikirkan adalah berapa no group IP yang digunakan pada LAN anda. biasanya untuk jaringan lokal menggunakan group IP 172.17.X.X, 192.168.X.X 202.168.X.X atau 10.10.X.X. untuk jaringan lokal, minimal yang diatur adalah :
IP address : 192.168.1.2 (misal)
Subnet mask : 255.255.255.0 (misal)

untuk default gateway dapat anda isi jika anda hendak menghubungkan jaringan lokal anda dengan jaringan luar (baik jaringan lokal lainnya atau internet). untuk DNS server akan anda isi jika anda terhubung dengan internet. DNS server ini tergantung dengan aturan yang ditetapkan oleh provider, Telkom Speedy, dll.
jika anda sudah mengatur no IP, anda bisa mengecek apakah komputer anda sudah bisa berkomunikasi dengan komputer lainnya, yaitu dengan cara menjalankan perintah ping pada command, seperti ping 192.168.1.3 (perintah ini menghasilkan 4 kali respon), agar terus-menerus memberikan respon kita tambahkan atribut -t (trace), seperti ping 192.168.1.3 -t
Respon yang diberikan ada 3 macam : 1. reply from.... komputer anda sudah dapat berkomunikasi dengan komputer tujuan anda.
2. request time out.... koneksi jaringan ada masalah dengan komputer tujuan anda.
3. destination unreachable.... koneksi jaringan komputer anda ada masalah.
05.00 | 0 komentar | Read More

inilah 5 macam sitting jaringan internet


1. Local Area NetWork (LAN)

Merupakan suatu jaringan computer yang masih berda di dalam gedung atau ruangan seperti digunakan di rumah, perkantoran, industry, akademi, rumah sakit dll.

• Keuntungan menggunakan LAN :
1. Dapat menghubungkan computer dalam jumlah banyak .
2. Access antar computer berlangsung cepat dan mudah .
3. Dapat saling bertukar informasi dengan para pengguna (client).
4. Dapat Memback up Data pada computer lain tanpa harus membongkar hardisk.
5. Hemat waktu dan biaya.

2. Metropolotan Area Network(MAN)

Merupakan pengembangan dari local area network jaringan komputer ini terdiri dari beberapa jaringan LAN yang saling berhubungan letak jaringan ini bias saling berjauhan tergantung dari panjang kabel yang kita gunakan.

3. Wide Area Network (WAN)

Merupakan bentuk jaringan komputer yang terdiri dari LAN dan MAN jaringan MAN telah memenuhi berbagai system jaringan seperti perbankkan jual beli secara online di internet.
Jaringan penjualan jasa dan jaringan lainnya wan menggunakan protocol internet NSP (network cervice propider) tanpa NSP jaringan wan tidak dapat bekerja.

• Jaringan WAN memiliki beberapa kelebihan:

1. Memilikisistem jaringan yang luas sehingga dapat mencapai Negara, benua, bahkan seluruh dunia.
2. Apabila terhubung dengan jaringan internet msk teransper file pada tempat yang saling berjauhan. Dapat di lakukan dengan cepat menggunakan email.

4. Intrannet

Merupakan suatu jaringan komputer yang terdiri dari jaringan LAN maupun WAN serta internet untuk akses yang lebih gelobal intranet dapat di artikan hanya memberikan layanan bagi sekelompok pengguna computer yang terhubung dengan LAN maupun WAN untuk mengakses internet dalam lingkup local saja biasanya intranet hanya melayanai sebuah instansi dalam wilayah jangkouan LAN atau WAN tersebut.

5. Internet

Merupakan gabungan dari berbagai LAN dan WAN yang berada di seluruh jaringan Komputer di dunia. Sehingga terbentuk jaringan dengan sekala yang lebih luas dan gelobal jaringan internet biasanya menggunakan protocol TCP/IP dalam mengirimkan paket data internet berasal dari (interconnected network) yang berarti hubungan dari beragam jaringan computer di dunia yang saling terintegrasi membentuk suatu komunikasi gelobal.
04.58 | 0 komentar | Read More